Waspada! Minimarket dan Toko-Toko Kelontong Diminta Tutup Lebih Awal, Alasannya Bikin Merinding..


Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sujana mengimbau para pemilik minimarket atau toko kelontong lainnya, untuk menutup tokonya lebih awal atau tidak larut malam. Hal itu untuk menghindari aksi pencurian dan kekerasan yang kini menjadi incaran pelaku kejahatan.

Kapolda Metro Jaya menjelaskan, bahwa saat ini telah terjadi peningkatan kasus kriminalitas sebanyak 10 persen selama berjalannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Apalagi, para pelaku kebanyakan mengincar minimarket dalam melakukan aksinya.


“Khusus bagian memang pemilik minimarket, kami mengharapkan untuk sudah saatnya tidak melaksanakan membuka minimarket 1×24 jam ya, cukup sampai pukul 20.00 WIB. Jadi tidak sampai pagi, ini kami mengimbau,” ucap Irjen Pol Nana Sujana, seperti diinformasikan melalui laman resmi Polri, Selasa (28/4).

Mantan Kapolda NTB itu ingin para pemilik minimarket agar menambah sistem keamanan, di antaranya menempatkan petugas pengamanan seperti Satpam.

“Kemudian yang kedua juga masalah diperhatikan masalah keamanan harus ada juga CCTV dan di situ ada satuan pengamanan Satpam yang ditunjuk. Di samping itu juga untuk selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian yang terdekat di mana di situ ada Polsek atau Polres,” tutur Jenderal bintang dua ini.

Tak hanya aksi pencurian dan kekerasan saja yang kini sedang terjadi, namun juga adanya kejahatan pencurian kendaraan bermotor. Oleh karenanya, ia ingin agar masyarakat lebih berhati-hati lagi.

“Imbauan kami kepada masyarakat tentunya saat ini disampaikan. Jadi bukan hanya pencurian kekerasan dan pencurian pemberatan, tetapi juga masalah kasus lain selain pencurian motor, narkoba ataupun pembegalan yang terjadi. Jika masih ada jambret diharapkan untuk kehati-hatian kalau pergi tidak sendirian, mengendarai kendaraan tidak sendirian juga berhati-hati saat meninggalkan rumah,” tandas Irjen Pol Nana Sujana.